1. Jepang
Pasca Tsunami yang meluluh lantahkan sebagian lahan pertaniannya, jepang merencanakan sitem pertanian yang lebih modern. Sistem pertanian yang dijalankan oleh robot, seperti traktor tanpa awak, mesin tanam dan mesin panen. Untuk menghalau hama jepang akan menggunakan teknologi lampu LED.
Dalam era modern ini, generasi muda sudah mulai tidak tertarik atau mengapresiasi pertanian chisan chishou. Namun, pemerintah Jepang tidak tinggal diam. Mereka memberikan insentif-insentif, untuk mengakselerasi pertanian lokal. Di 20 tahun terakhir ini, pemerintah telah memfasilitasi pertanian lokal untuk memasuki pasar. Menjual tanah pertanian kepada kepentingan komersial, akan dipajaki sangat tinggi oleh pemerintah, sementara memberikan tanah tersebut ke anak untuk pertanian hanya dipajaki sangat minim. Pusat pertanian juga mengundang anak-anak sekolah untuk menanam dan memanen, untuk meningkatkan minat mereka. Pertanian kadang menjadi bagian dari kurikulum sekolah.
Minoru Yoshino dari Pusat Penelitian Pertanian Fukuoka menjabarkan peran pemerintah pada chisan-chishou dalam tiga hal. Makanan lokal yang segar adalah lebih sehat, dan rasa yang nikmat akan meningkatkan konsumsi sayuran. Sementara, pertanian lokal adalah lebih baik bagi kelestarian lingkungan, karena hanya memerlukan air dan pestisida lebih sedikit.
2. Belanda
Komoditas pertanian andalan Belanda saat
itu antara lain gandum, sayur-sayuran, dan produk ternak. Hasil
pertanian juga bertambah melalui beberapa inovasi antara lain seperti
memompa air dari kawasan rendah dengan kincir angin dan menggunakan
sistem tanam bergilir agar tanah tidak dibiarkan kosong. Hal inilah yang
menjamin keberlangsungan produksi bahan pertanian dari Belanda.
Kemakmuran pertanian Belanda tentu tidak
selalu berjalan mulus. Krisis yang melanda pada tahun 1830-1880an
menyebabkan Belanda terus bertumbuh. Berikut ini adalah skema cara
Belanda menyelesaikan tantangan-tantangannya.
3. Amerika Serikat
Kalau kita menoleh sejenak ke belakang, sejarah mencatat bahwa sebelum
orang-orang Eropa datang ke benua Amerika, penduduk asli Amerika, suku
Indian telah menanam jagung. Jadi, umur perkebunan jagung di AS telah
ribuan tahun. Nah.. waktu orang-orang Eropa dari berbagai negara mulai
berdatangan, pertanian semakin meluas di sana.Teknologi pertanian AS semakin maju lagi sejak abad ke-19, saat banyak
mesin dan teknologi baru ditemukan. Kemajuan teknologi ini sampai ke AS,
tetapi tidak membuat mereka meninggalkan pertanian. Justru pertanian
di sana semakin berkembang. Mesin dan teknologi yang ditemukan itu juga
digunakan untuk meningkatkan hasil dan mutu pertanian.
4. Taiwan
Hasil ekspor produk pertanian di negara ini adalah USD 11,8 miliar atau 1,5% pendapatan nasionalnya. Seperti juga di negara dengan pertanian lainnya, separuh pengerjaan dilakukan dengan teknologi canggih. Contohnya dalam penanaman padi, mereka menerapkan sistem yang sangat berbeda dengan Indonesia. Bila di Indonesia bibit padi di semai pada satu hamparan sebelum dipindah pada lahan sawah, di Taiwan bibit padi dimasukan suatu wadah pot segi empat dengan ketinggian 2 cm, saat tanam menggunakan mesin dengan kecepatan 3 jam/ha. Cara ini dapat menghemat waktu, tenaga, biaya serta menghasilkan pertumbuhan padi lebih baik, karena pada saat tanam tidak perlu mencabut bibit dari persemaiaan yang akan membuat tanaman stress dan memerlukan waktu untuk adaptasi.
Terbatasnya tenaga kerja di sektor pertanian, membuat Pemerintah Taiwan menerapkan alat dan mesin di bidang pertanian. Petaninya pun mahir menanam berbagai jenis sayuran dan aneka buah dengan sistem modern. Di beberapa tempat aneka produk sayuran dan buah bahkan telah menerapkan sistem pertanian organik.
Untuk sektor perikanan juga sama. Mereka telah kuasai teknologi penangkapan dan pengolahan hasil secara modern. Saya kagum saat mengunjungi salah satu pabrik pengolahan berbagai jenis ikan laut. Selain ikan segar dalam kemasan berbagai bentuk, mereka juga telah menghasilkan produk samping untuk makanan ringan/snack.
demikianlah beberapa negara dengan sektpr pertanian yang sudah semakin modren di bandingka dengan negara indonesia.harusnya kita bisa lebih modren lagi karna negara indonesia adalah negara agraris.
sumber :
5.

