
Indonesia merupakan Negara agraris dan memiliki banyak pulau. Tidak heran Indonesia di juluki zamrud khatulistiwa. Itu karena hijaunya negeri tercinta ini. Sudah jelas dengan keadaan yang seperti ini, membuat Indonesia mempunyai komoditas terbanyak bahkan utama di sektor pertanian.namun sayangnya kebijakan pemerintah kurang berpihak pada sektor pertanian.Itu terbukti dengan semakin banyaknya kebijakan yang tidak berpihak kepada sektor pertanian, dan rendahnya posisi tawar petani terhadap bank, serta penurunan jumlah petani.
pdahal pertanian memang merupakan sektor utama yang harus diprioritaskan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.Sektor pertanian merupakan kontributor PDB terbesar kedua setelah industri pengolahan dengan total kontribusi Rp 1.190,41 triliun sayangnya pemerintah kurang berpihak.menrut data-data yang didaptkan BPS tahun 2013 menujukkan bahwa terjadi penurunan jumlah rumah tangga usaha tani sebesar 16 persen dalam 10 tahun terakhir. Hal ini disinyalir disebabkan oleh beralihnya petani ke sektor industri dan adanya alih fungsi lahan.hal i ni menjadikan pertanian indonesia semakin terpuruk di tambah lagi kebijakn pemerintah yang tidak berpihak membuat petanian indonesia semakin terpuruk.
namun tahun 2014 ini kementrian pertanian menargetkan target produksi untuk pencapaian swasembada berkelanjutan,dengan 5 komoditas utama yaiyu padi,jagung,kedelai,gula dan daging sapi.pemerintah juga menargetkan peningkatan nilai tambah daya saing dan ekspor antara lain :
1.Meningkatnya produk olahan yang diperdagangkan dari 20% (2010) menjadi 50% (2014)
2.Pengembangan tepung-tepungan untuk mensubstitusi 20% gandum/terigu impor 2014
3.Meningkatnya surplus neraca perdagangan US$ 24,3 milyar (2010) menjadi US$ 54,5 milyar (2014)
meskipun pemerintah memberikan kebijakan yang cukup di bidang pertanian namun sayangnya itu semua tidak berjalan sebagai mana semestinya,namun akhirnya kita hanya bisa berharap agar sektor pertanian bisa semakin maju dan pemerintah lebih berpihak kepada para petani indonesia :)
sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar